Blog Image

EHR dan EMR: Tulang Punggung Catatan Kesehatan Digital

11 Nov, 2023

Blog author iconTim Perjalanan Kesehatan
Membagikan

Dalam lanskap layanan kesehatan yang berkembang pesat saat ini, digitalisasi catatan kesehatan telah menjadi landasan sistem layanan kesehatan modern. Electronic Health Records (EHRs) dan Electronic Medical Records (EMRs) adalah kekuatan pendorong di belakang transformasi ini, menawarkan pendekatan yang komprehensif dan saling berhubungan dalam mengelola informasi pasien. Blog ini akan mempelajari seluk-beluk EHR dan EMR, mengeksplorasi signifikansi mereka yang mendalam dan dampak yang luas pada industri perawatan kesehatan.


Ubah Kecantikan Anda, Tingkatkan Kepercayaan Diri Anda

Temukan kosmetik yang tepat prosedur untuk kebutuhan Anda.

Healthtrip icon

Kami berspesialisasi dalam berbagai macam prosedur kosmetik

Procedure

EHR dan EMR


A. Rekam Medis Elektronik (RME):):

1. Catatan Kesehatan Elektronik (EHR)adalah versi digital dari catatan pasien berbasis kertas tradisional. Mereka dirancang untuk memberikan pandangan holistik tentang riwayat medis pasien dan interaksi perawatan kesehatan di berbagai penyedia dan organisasi kesehatan. Berikut rincian komponen utama dan fungsi EHR:

Hitung Biaya Pengobatan, Periksa Gejala, Jelajahi Dokter dan Rumah Sakit

2. Informasi pasien yang komprehensif: EHRS menyimpan berbagai data pasien, termasuk demografi pribadi, riwayat medis, diagnosis saat ini dan masa lalu, obat -obatan, alergi, catatan imunisasi, dan riwayat medis keluarga. Profil pasien yang komprehensif ini membantu penyedia layanan kesehatan membuat keputusan yang tepat.

3. Aksesibilitas: Salah satu keuntungan utama EHR adalah aksesibilitasnya. Profesional kesehatan resmi dapat mengakses EHRS dengan aman dari berbagai lokasi, termasuk rumah sakit, klinik, dan bahkan jarak jauh, berkat kredensial login yang aman dan enkripsi lanjutan.

4. Interoperabilitas: EHR dirancang agar dapat dioperasikan, artinya mereka dapat berkomunikasi dan bertukar data dengan sistem dan penyedia layanan kesehatan yang berbeda. Interoperabilitas ini memastikan pertukaran data yang lancar antar organisasi layanan kesehatan, mendorong koordinasi perawatan dan hasil pasien yang lebih baik.

5. Dukungan Keputusan Klinis: EHR sering kali menampilkan alat pendukung keputusan klinis yang membantu penyedia layanan kesehatan dalam membuat keputusan. Alat-alat ini dapat memberikan peringatan akan potensi interaksi obat, mengingatkan penyedia layanan mengenai pemeriksaan yang direkomendasikan, dan menawarkan rekomendasi pengobatan berbasis bukti.

Prosedur paling populer di

Penggantian Pinggul

Diskon hingga 80%.

Nilai 90%.

Memuaskan

Penggantian Pinggul Total (Unilateral))

Penggantian Pinggul

Diskon hingga 80%.

Nilai 90%.

Memuaskan

Penggantian Pinggul Total (B/L))

Bedah Kanker Payudar

Diskon hingga 80%.

Nilai 90%.

Memuaskan

Bedah Kanker Payudara

Penggantian Lutut To

Diskon hingga 80%.

Nilai 90%.

Memuaskan

Penggantian Lutut Total-B/L

Penggantian Lutut To

Diskon hingga 80%.

Nilai 90%.

Memuaskan

Penggantian Lutut Total-U/L

6. Hasil Pencitraan dan Tes: EHR dapat menyimpan gambar radiologi, hasil lab, dan data diagnostik lainnya, sehingga memudahkan penyedia layanan kesehatan untuk mengakses dan menganalisis informasi penting ini.

7. Data Penagihan dan Administratif: EHR dapat mencakup data penagihan dan administratif, menyederhanakan pengelolaan keuangan layanan kesehatan, dan mengurangi overhead administratif untuk organisasi layanan kesehatan.


B. Catatan Medis Elektronik (EMRS):

Rekam Medis Elektronik (EMR) memiliki banyak kesamaan dengan EHR tetapi biasanya cakupannya terbatas pada fasilitas atau praktik layanan kesehatan tertentu. Berikut adalah gambaran lebih dekat tentang EMR:

1. Berpusat pada Fasilitas: EMR terutama digunakan dalam satu fasilitas atau praktik perawatan kesehatan, seperti rumah sakit, klinik, atau praktik pribadi. Mereka dirancang untuk menangkap dan mengelola informasi pasien yang dihasilkan dalam organisasi tertentu.

2. Perawatan yang Berpusat pada Pasien: EMR berperan penting dalam menyediakan layanan yang berpusat pada pasien dalam lingkup layanan kesehatan tertentu. Mereka memungkinkan penyedia layanan kesehatan dalam organisasi untuk mengakses informasi pasien terkini, merampingkan alur kerja, dan memastikan kesinambungan perawatan.

3. Penyimpanan dan Pengambilan Data: EMRS menyimpan data pasien penting, termasuk riwayat medis, diagnosis, perawatan, dan hasil tes. Mereka memungkinkan pengambilan informasi ini secara efisien selama pertemuan pasien, mengurangi kebutuhan untuk catatan kertas dan entri data manual.

4. Integrasi: Meskipun EMR mungkin tidak memiliki tingkat interoperabilitas yang sama dengan EHR, EMR masih dapat berintegrasi dengan sistem lain dalam fasilitas layanan kesehatan yang sama, seperti sistem laboratorium dan perangkat lunak penagihan.


Pentingnya EHR dan EMR:


1. Peningkatan Perawatan Pasien:


EHR dan EMR berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan perawatan pasien dalam berbagai cara:

1. Informasi Pasien Komprehensif: Dengan akses terhadap riwayat kesehatan lengkap pasien, profesional kesehatan dapat membuat diagnosis yang lebih akurat dan membuat rencana perawatan yang disesuaikan. Pandangan komprehensif ini mencakup penyakit masa lalu, pengobatan, alergi, dan data penting lainnya yang menginformasikan keputusan perawatan kesehatan.

2. Dukungan Keputusan Klinis: EHR menawarkan alat pendukung keputusan klinis bawaan yang memberikan peringatan dan rekomendasi waktu nyata. Misalnya, jika dokter meresepkan obat yang mungkin berinteraksi dengan obat atau alergi yang dimiliki pasien, sistem dapat mengeluarkan peringatan, mencegah potensi bahaya.

3. Akses Jarak Jauh: EHR memungkinkan penyedia layanan kesehatan mengakses informasi pasien dari jarak jauh, yang sangat berharga untuk perawatan telemedicine dan setelah jam kerja. Aksesibilitas ini memastikan perawatan berkelanjutan dan respons tepat waktu terhadap kebutuhan pasien.

4. Koordinasi Perawatan: EHR memfasilitasi koordinasi perawatan di antara berbagai spesialis dan pengaturan perawatan kesehatan. Ketika beberapa penyedia layanan memiliki akses terhadap catatan yang sama, mereka dapat berkolaborasi dengan lebih efektif, mengurangi redundansi dan memastikan bahwa rencana perawatan pasien koheren dan terinformasi dengan baik.


2. Alur kerja yang ramping:


Peralihan dari pencatatan berbasis kertas ke pencatatan kesehatan digital mempunyai dampak besar terhadap efisiensi alur kerja::

1. Mengurangi Beban Administratif: EHR menghilangkan kebutuhan akan dokumen manual, sehingga mengurangi biaya administrasi. Hal ini memungkinkan staf layanan kesehatan untuk lebih fokus pada perawatan pasien dan mengurangi tugas administratif seperti pengarsipan dan entri data.

2. Akses Informasi Lebih Cepat: Penyedia layanan kesehatan dapat mengakses catatan pasien secara instan, menghindari pencarian yang memakan waktu untuk file kertas. Akses cepat terhadap informasi ini mempercepat pertemuan dengan pasien dan meningkatkan pengalaman pasien secara keseluruhan.

3. Otomatisasi: EHR sering menyertakan fitur otomatis seperti penjadwalan janji temu, permintaan pembaruan resep, dan proses penagihan. Fitur otomatisasi ini menyederhanakan proses administratif dan mengurangi kesalahan.


3. Komunikasi yang Ditingkatkan:

Komunikasi yang efektif sangat penting dalam layanan kesehatan, dan EHR memfasilitasi pertukaran informasi yang lancar:

1. Komunikasi antar penyedia: EHR memungkinkan profesional kesehatan yang berbeda untuk berkomunikasi dan berkolaborasi secara lebih efektif. Spesialis, dokter layanan primer, perawat, dan anggota tim lainnya dapat mengakses catatan pasien yang sama, memastikan mereka memiliki informasi terkini untuk pengambilan keputusan yang tepat.

2. Keterlibatan Pasien: EHR sering kali memiliki portal pasien yang memungkinkan pasien mengakses catatan kesehatan mereka sendiri dan berkomunikasi dengan penyedia layanan kesehatan mereka. Hal ini meningkatkan keterlibatan pasien dan memberdayakan individu untuk berpartisipasi aktif dalam perawatan mereka.


4. Analisis dan penelitian data:


EHR dan EMR berfungsi sebagai sumber data berharga untuk penelitian dan analisis:

1. Manajemen Kesehatan Penduduk: Organisasi layanan kesehatan dapat menggunakan data EHR untuk mengidentifikasi tren dan pola populasi pasien. Informasi ini membantu dalam mengelola inisiatif kesehatan masyarakat dan strategi perawatan preventif.

2. Riset klinikal: Para peneliti dapat mengakses data pasien yang tidak teridentifikasi dari EHR untuk melakukan uji klinis dan penelitian. Data ini dapat membawa kemajuan dalam pengetahuan medis, pengembangan obat, dan protokol pengobatan.

3. Perbaikan mutu: EHR memberikan wawasan tentang kualitas layanan yang diberikan dalam organisasi layanan kesehatan. Dengan menganalisis data EHR, institusi dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan menerapkan praktik berbasis bukti untuk meningkatkan hasil pasien.

Kesimpulannya, EHR dan EMR tidak hanya meningkatkan pelayanan pasien namun juga memiliki manfaat luas, termasuk alur kerja yang disederhanakan, komunikasi yang lebih baik, dan dukungan untuk penelitian berbasis data dan peningkatan kualitas layanan kesehatan.. Peran mereka sebagai alat dasar dalam perawatan kesehatan modern terus berkembang dan mendorong peningkatan dalam pemberian perawatan kesehatan.


Tantangan dan Kekhawatiran:


Meskipun EHR dan EMR menawarkan banyak manfaat, keduanya juga mempunyai beberapa tantangan dan kekhawatiran:

1. Keamanan Data::


Keamanan data adalah hal terpenting dalam layanan kesehatan, mengingat sensitivitas informasi pasien. Tantangan dan kekhawatiran di bidang ini meliputi:

1. Pelanggaran Data: Sektor layanan kesehatan adalah target utama serangan siber, karena catatan pasien berisi informasi pribadi dan keuangan yang berharga. Pelanggaran data dapat mengakibatkan kerusakan yang signifikan bagi pasien dan kerusakan pada reputasi organisasi perawatan kesehatan.

2. Akses tidak sah: Mencegah akses tidak sah terhadap catatan pasien sangatlah penting. Kontrol akses yang kuat, metode autentikasi yang aman, dan jalur audit diperlukan untuk memastikan bahwa hanya personel yang berwenang yang dapat melihat dan mengubah data pasien.

3. Enkripsi: Enkripsi data sangat penting untuk melindungi data pasien baik saat istirahat maupun selama transmisi. Ini memastikan bahwa bahkan jika akses yang tidak sah terjadi, data tetap tidak dapat dipahami tanpa kunci dekripsi yang tepat.

4. Protokol Keamanan Siber: Organisasi kesehatan harus menerapkan protokol keamanan siber yang kuat untuk bertahan melawan malware, ransomware, dan ancaman cyber lainnya. Audit dan pembaruan keamanan reguler sangat penting untuk tetap di depan ancaman yang berkembang.


2. Interoperabilitas: Interoperabilitas::


Tantangan interoperabilitas berkaitan dengan kemampuan sistem EHR dan EMR yang berbeda untuk bekerja sama secara lancar:

1. Standar Data: Sistem TI perawatan kesehatan sering menggunakan format dan standar data yang berbeda, membuatnya menantang untuk bertukar informasi. Upaya standardisasi, seperti HL7 dan FHIR (Sumber Daya Interoperabilitas Perawatan Kesehatan Cepat), bertujuan untuk mengatasi masalah ini dengan menciptakan standar pertukaran data umum.

2. Integrasi Teknis: Mengintegrasikan EHR dan ESDM dengan sistem perawatan kesehatan lainnya, seperti sistem laboratorium atau sistem farmasi, bisa rumit. Masalah kompatibilitas dan spesifikasi teknis yang berbeda dapat menghambat interoperabilitas.

3. Pemetaan dan Penerjemahan Data: Pemetaan dan penerjemahan data diperlukan untuk memastikan bahwa informasi dari satu sistem dapat dipahami dan digunakan oleh sistem lain. Ini membutuhkan proses pemetaan data standar dan penanganan interoperabilitas semantik.

4. Pencocokan Pasien: Pencocokan pasien yang akurat sangat penting untuk mencegah kesalahan dalam layanan kesehatan. Memastikan bahwa catatan cocok dengan pasien yang tepat, terutama di lingkungan multi-sistem, merupakan tantangan yang signifikan.


3. Pelatihan Pengguna:

Pemanfaatan EHR dan EMR yang efektif bergantung pada kemahiran profesional layanan kesehatan:

1. Program latihan: Organisasi layanan kesehatan harus menyediakan program pelatihan komprehensif untuk membiasakan staf dengan sistem EHR atau EMR. Pelatihan ini harus mencakup navigasi sistem, entri data, dan praktik terbaik untuk dokumentasi.

2. Pendidikan Berkelanjutan: EHR dan EMR terus berkembang, dan profesional layanan kesehatan memerlukan pendidikan berkelanjutan untuk mengikuti pembaruan dan fitur baru. Kursus penyegaran reguler dapat membantu meningkatkan keahlian.

3. Dukungan Pengguna: Menawarkan dukungan pengguna yang andal dan sumber daya pemecahan masalah sangat penting. Tim dukungan TI yang berdedikasi dapat membantu mengatasi masalah teknis dan menjawab pertanyaan dengan cepat.

4. Desain Ramah Pengguna : Desain Ramah Pengguna: Antarmuka EHR dan EMR yang mudah digunakan dapat mengurangi kurva pembelajaran bagi para profesional kesehatan. Sistem yang intuitif dan dirancang dengan baik lebih mudah dinavigasi dan membutuhkan lebih sedikit pelatihan.


Mengatasi tantangan ini sangat penting untuk memaksimalkan manfaat EHR dan EMR sekaligus memastikan privasi dan keamanan data pasien, mendorong interoperabilitas, dan memberdayakan profesional layanan kesehatan untuk memanfaatkan alat digital ini sebaik-baiknya.. Mengatasi tantangan-tantangan ini akan terus menjadi fokus bagi organisasi-organisasi layanan kesehatan dan badan-badan pengawas karena penggunaan catatan kesehatan elektronik menjadi semakin integral dalam pemberian layanan kesehatan modern.


Catatan Kesehatan Elektronik (EHRs) dan Catatan Medis Elektronik (EMRs) telah muncul sebagai tulang punggung catatan kesehatan digital, membentuk kembali lanskap layanan kesehatan. Mereka telah merevolusi perawatan pasien, menyederhanakan alur kerja, meningkatkan komunikasi antar penyedia layanan kesehatan, dan memfasilitasi penelitian inovatif. Sementara tantangan seperti keamanan data dan interoperabilitas tetap ada, upaya berkelanjutan untuk mengatasi masalah ini akan terus memperkuat peran EHR dan EMR dalam perawatan kesehatan modern. Memanfaatkan alat-alat digital ini bukan hanya sebuah pilihan tetapi suatu keharusan untuk memberikan layanan kesehatan yang efisien dan berkualitas tinggi di era digital. Penerapannya merupakan bukti komitmen industri layanan kesehatan dalam menyediakan layanan yang berpusat pada pasien dan mendorong inovasi layanan kesehatan ke depan.

Healthtrip icon

Perawatan Kesehatan

Beri diri Anda waktu untuk bersantai

certified

Harga Terendah Dijamin!

Perawatan untuk Penurunan Berat Badan, Detoks, Destress, Perawatan Tradisional, kesehatan 3 hari dan banyak lagi

95% Dinilai Pengalaman Luar Biasa dan Santai

Berhubungan
Silakan isi rincian Anda, Pakar kami akan menghubungi Anda

FAQs

EHR adalah versi digital dari catatan pasien, yang menawarkan pandangan komprehensif tentang riwayat kesehatan pasien di berbagai penyedia dan organisasi layanan kesehatan.